Inilah Pidato KH. Hasyim Muzadi yang "Menghebohkan" Itu

Posted by Lalu Abdul Aziz On Rabu, 06 Juni 2012 11 komentar

Beberapa hari terkahir, telah beredar luas pidato mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH HAsyim Muzadi melalui pesan berantai BlackBerry Messenger dan media sosial seperti Facebook dan blog.

Pidato yang katanya heboh itu berisi pandangan mantan pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia itu mengenai sejumlah isu kontroversial seperti Ahmadiyah, toleransi antarumat beragama, Gereja Yasmin, Lady Gaga, Irshad Manji, dan perkawinan sejenis.

"Pidato itu beredar di seluruh jagad raya. Saya dapat (pesan berantai) dari mana-mana," kata Ali Mukhtar Ngabalin, Ketua Umum Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Senin (4/6/2012), kepada TRIBUNnews.com.

Beberapa halaman akun Facebook dan blog memuat pidato Hasyim tersebut, yang isinya persis sama dengan pesan berantai di BBM.

Berikut selengkapnya isi pesan BBM mengenai pidato Hasyim Muzadi:

KH. Hasyim Muzadi, Presiden WCRP (World Conference on Religions for Peace) & Sekjen ICIS (International Conference for Islamic Scholars) & Mantan Ketum PBNU ttg tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia oleh Sidang PBB di Jeneva :

"Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti krn laporan dr dlm negeri Indonesia. Slm berkeliling dunia, saya blm menemukan negara muslim mana pun yg setoleran Indonesia.

Klau yg dipakai ukuran adl masalah AHMADIYAH, memang krn Ahmadiyah menyimpang dr pokok ajaran Islam, namun sll menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri, pasti tdk dipersoalkan oleh umat Islam.

Kalau yg jadi ukuran adl GKI YASMIN Bogor, saya berkali-kali kesana, namun tampaknya mereka tdk ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional & dunia utk kepentingan lain drpd masalahnya selesai.

Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA, faktornya adl lingkungan. Di Jawa pendirian gereja sulit, tp di Kupang (Batuplat) pendirian masjid jg sangat sulit. Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu mlkkan mediasi.

Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yg ingin tata nilainya dirusak, kecuali mrk yg ingn menjual bangsanya sendiri utk kebanggaan Intelektualisme Kosong ?

Kalau ukurannya HAM, lalu di iPapua knp TNI / Polri / Imam Masjid berguguran tdk ada yg bicara HAM ?Indonesia lbh baik toleransinya dr Swiss yg sampai skrg tdk memperbolehkan Menara Masjid, lebih baik dr Perancis yg masih mempersoalkan Jilbab, lbh baik dr Denmark, Swedia dan Norwegia, yg tdk menghormati agama, krn disana ada UU Perkawiman Sejenis. Agama mana yg memperkenankan perkawinan sejenis ?!

Akhir'a kmbl kpd bngsa Indonesia, kaum muslimin sendiri yg hrs sadar dan tegas, membedakan mana HAM yg benar (humanisme) dan mana yg sekedar Weternisme".

Setelah membaca isi pidato itu, saya sama sekali tidak menemukan sesuatu yang sensasional dan membuat heboh. Bagi saya isinya sama saja dengan komentar tokoh-tokoh yang lain di berbagai media. Menurut saya, kehebohan itu lantaran beredarnya pidato itu dari pesan berantai BBM dan situs jejaring sosial yang terlalu di dramatisir. Mungkin karena di dalamnya Kyai Hasyim menyinggung Lady Gaga, Irsyad manji dan beberapa isyu dari agama lain sehingga isi pidato ini dipolitisir dan dramatisir oleh media massa di Indonesia.

Jika benar pidato ini dari KH. Hasyim, bagi saya sesuatu yang biasa saja karena masih banyak tokoh-tokoh yang lain yang lebih keras pernyataannya daripada seorang Hasyim Muzadi. Bagimana menurut Anda sobat?



Sumber: Tribunnews.com
Semoga artikel Inilah Pidato KH. Hasyim Muzadi yang "Menghebohkan" Itu bermanfaat bagi Anda.

Jika artikel ini bermanfaat,bagikan kepada rekan melalui:

+ komentar + 11 komentar

6 Juni 2012 13.58

waahh gan kirain beneran menghebohkan,ini mah biasa saja wajar saja pak hasyim bicara seperti itu itu kan wajar saja

Terimakasih taufik panji banten atas Komentarnya di Inilah Pidato KH. Hasyim Muzadi yang "Menghebohkan" Itu
6 Juni 2012 14.10

taufik panji banten: iya Kang, makanya judulnya saya beri tanda kutip karena ada sebagian orang menganggapnya heboh. Saya sendiri menganggapnya biasa saja. Sama seperti ceramah-ceramah para kyai pada umumnya

Terimakasih Lalu Abdul Aziz Mhd atas Komentarnya di Inilah Pidato KH. Hasyim Muzadi yang "Menghebohkan" Itu
Anonim
6 Juni 2012 15.19

biasa banget,, normatif... standart.... basi jadinya,, gag revolusioner...

Terimakasih Anonim atas Komentarnya di Inilah Pidato KH. Hasyim Muzadi yang "Menghebohkan" Itu
6 Juni 2012 20.33

yang komentar ngomong masalah revolusioner, apaan si lu? ngerti revolusi juga kagak, belajar agama sono, jangan revolusi aja yang diomongin. komentar tokoh agama yang bener gini dibilang biasa, normatif, standar. astaghfirullaaaah!

Terimakasih Nanda Fitri Nurbayti atas Komentarnya di Inilah Pidato KH. Hasyim Muzadi yang "Menghebohkan" Itu
Anonim
6 Juni 2012 21.19

"Slm berkeliling dunia, saya blm menemukan negara muslim mana pun yg setoleran Indonesia" Berarti???????

Terimakasih Anonim atas Komentarnya di Inilah Pidato KH. Hasyim Muzadi yang "Menghebohkan" Itu
6 Juni 2012 22.10

Mbak Nanda Fitri Nurbayti: Kalo saya menganggapnya biasa bukan berarti saya menganggap remeh pidato Bapak Kyai Hasyim. Saya sangat menghormati dan mengagumi pemikiran beliau. Tapi nuansa "kehebohan" yang di dengung-dengungkan beberapa media itu saya rasa sensasional karena pidato Bapak Kyai sama seperti pidato tokoh-tokoh yang lain yang ingin membela Islam dan Indonesia.

Yang penting marilah kita saling menghormati perbedaan pendapat diantara kita agar toleransi dan kerukunan seperti yang Bapak Kyai sinyalir dalam pidato beliau bisa terwujud

Terimakasih Lalu Abdul Aziz Mhd atas Komentarnya di Inilah Pidato KH. Hasyim Muzadi yang "Menghebohkan" Itu
Eddy
11 Juni 2012 09.18

Setuju Pak Hasyim, orang-orang yg ngomong HAM tak pernah ngomong ketika Mesjid-mesjid yg sudah berdiri seperti di Cakung dan Medan dirobohkan, krn belum punya IMB. Amerika juga termasuk negara yg paling rasialis dan sentimen thd Islam. Coba perhatikan, bila ada kriminal (apapun) yg dilakukan oleh orang Islam, pasti disebut Agama pelaku, tetapi bila kejahatan yg dilakukan oleh NON ISLAM tak pernah nyebut-nyebut agama si pelaku.

Terimakasih Eddy atas Komentarnya di Inilah Pidato KH. Hasyim Muzadi yang "Menghebohkan" Itu
Eddy
11 Juni 2012 09.28

Orang-orang yg ngomong HAM yg bicara kebebasan berpendapat di Indonesia cuma mau mendiskreditkan Islam, mereka diam ketika umat Islam yang dianiaya, padahal kalau ada kasus umat Islam mau menegakan agamanya, mereka teriak-teriak. Bahkan sering juga mereka mancing-mancing (merekayasa) supaya umat Islam bertindak anarkis.

Terimakasih Eddy atas Komentarnya di Inilah Pidato KH. Hasyim Muzadi yang "Menghebohkan" Itu
Eddy
11 Juni 2012 09.45

Anda ingin tahu contoh-contoh sentimen Amerika terutama mas medianya thd Islam. Mayor Nadal Hasan penembak sesama teman di Texas dan Mohamed penembak jitu di Wasington DC agama mereka adalah Islam, dalam pemberitaan media selalu menyebut agama yg dianutnya. Sementara itu pembom Oklahoma (orang Amerika), penembak Mahasiswa di Virginia Polytechnic (orang Korea), penembak2 di Arizona, Texas (American) dan ratusan pelaku-pelaku kriminal lainnya di US yg agamanya non Islam, media TAK PERNAH menyebut agama pelaku pelaku tsb.

Terimakasih Eddy atas Komentarnya di Inilah Pidato KH. Hasyim Muzadi yang "Menghebohkan" Itu
Anonim
27 Maret 2013 22.13

sabar...mas...sabar...mba....

Terimakasih Anonim atas Komentarnya di Inilah Pidato KH. Hasyim Muzadi yang "Menghebohkan" Itu

Posting Komentar